Import borongan adalah jalan yang paling mudah yang sering kali dilakukan oleh pebisnis dalam memperoleh barang yang berasal dari luar negeri. Cara ini sendiri lebih menghemat pengeluaran bila dibandingkan dengan mengimport barang secara mandiri.

Adapun mengimport barang secara borongan dapat dilakukan dengan memanfaatkan jasa import borongan yang banyak dijumpai di beberapa wilayah di Tanah Air. Dan seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi sekarang ini membuat jasa ini semakin diminati.

Apa itu Jasa Mengimport Borongan?

Kegiatan import ekspor merupakan kegiatan yang sangat penting dalam dunia bisnis, khususnya bisnis skala internasional. Namun seiring dengan semakin banyaknya transaksi yang dilakukan secara internasional ini membuat jasa ini diberikan aturan khusus dari pemerintah yang terkait.

Penjelasan dari import borongan sendiri ialah kegiatan mengambil barang dari luar negeri menuju ke dalam negeri dengan menggunakan sistem borongan. Dalam hal ini artinya barang yang diambil jumlahnya sangat banyak dan tidak satuan.

Adapun jasa import barang sendiri merupakan jasa yang melayani kegiatan pengambilan barang dari luar negeri ke dalam negeri tadi. Lewat sistem perhitungan tarif yang dilihat dari volume per kubik membuat bisnis dari jasa mengimport barang ini cukup menggiurkan.

Keuntungan Menggunakan Jasa Importir Borongan

Bisnis mengimport secara borongan agaknya memberikan banyak keuntungan, baik itu bagi para pelaku bisnis tersebut,, maupun para konsumen yang memanfaatkan jasa import tersebut guna memperoleh barang yang diinginkan dari luar negeri.

Nah, berikut ini ada beberapa keuntungan yang diperoleh konsumen dalam rangka menggunakan jasa import borongan sebagai mitra bisnis di bidang importir.

  • Proses yang cepat

Keuntungan yang pertama saat menggunakan jasa import borongan ini adalah respons serta pelayanan yang sangat baik. Pihak jasa import tersebut dikenal memberikan pelayanan yang baik dan tanggap.

Selain itu proses suplai barang pada negara yang akan dituju juga dilakukan pada waktu itu juga. Setelah supplier dari barang yang akan diimport telah ditemukan, maka barang dapat segera dipesan dan dibayar sesuai dengan tarif yang telah ditentukan oleh supplier.

  • Harganya yang lebih murah

Biasanya, jasa import akan menetapkan harga yang lebih murah pada saat menggunakan sistem borongan. Sistem tersebut membuat perhitungan pajak dapat dilakukan secara sekaligus dan tidak dilakukan secara satuan.

Tarif pajak yang lebih terjangkau tersebut yang nantinya berpengaruh pada biaya pengiriman barang import kepada konsumen sehingga lebih terjangkau.

Selain itu, perusahaan penyedia jasa import barang secara borongan juga tidak mengambil keuntungan dalam jumlah yang besar. Hal ini karena menyesuaikan dengan kebutuhan dari pelanggan.

Sehingga biaya keseluruhan mulai dari pengangkutan sampai dengan pembayaran pajak menjadi lebih murah bila dibandingkan dengan harga import yang dilakukan secara satuan.

Cara Menghitung Pajak Belanja Secara Online

Nah, setelah mengetahui tentang jasa import yang menggunakan sistem borongan tersebut, berikut ada cara mudah yang dapat dilakukan untuk mengetahui biaya pajak yang harus dibayar jika seorang konsumen melakukan pembelian barang secara online.

Pertama-tama, identifikasi barang yang dibeli dari luar negeri. Bila konsumen membeli sebuah hiasan yang terbuat dari kayu yang asalnya dari Korea, umumnya dihargai senilai $20 dan disertai dengan ongkir sebesar $5.

Kemudian, biasanya akan dikenakan juga biaya untuk asuransi atau perlindungan bagi barang yang dibeli tersebut. Biaya asuransi yang dikenakan ke barang yang diimport lazimnya sebesar $1 untuk setiap barangnya.

Maka, bila kurs dinilai dengan nominal rupiah sebesar 15 ribu, cara perhitungan pajak tersebut yang benar yakni:

Total harga dari hiasan kayu adalah $20 + $5 (biaya ongkos kirim) + $1 (biaya asuransi) yakni $26. Biaya tersebut jika dijadikan rupiah mencapai $26 x 15 ribu, sehingga totalnya Rp. 390 ribu.

Adapun bea masuk yang dibebankan oleh konsumen atas barang tersebut yakni 7,5%. Sehingga bila 7,5% dikalikan dengan Rp. 390 ribu hasilnya adalah Rp. 29.250 untuk biaya yang dibayar guna bea masuk.

Selanjutnya, ada nilai dasar pengenaan pajak yang perhitungannya yakni Rp. 390.000 + Rp. 29.250 sehingga nilai dasar dikenakan pajak yakni Rp. 419.250. Alhasil, PPN barang yang nilai 10% jadi Rp. 41.925.

Total dari komponen pajak yang dibayar jadi pajak bea masuk senilai Rp. 29.250 dan juga PPN 10% senilai Rp. 41.925, yang mana totalnya yakni Rp. 71.175.

Sehingga dapat diketahui biaya yang dikeluarkan untuk sebuah produk yang dibeli dari luar negeri beserta dengan pajaknya yakni senilai Rp. 461.175. Hal ini tentunya lumayan mahal bila dibandingkan dengan barang yang dipesan dengan sistem borongan lewat jasa import.

Demikian tadi informasi yang terkait dengan layanan jasa import borongan dan juga cara menghitung pajak untuk pembelian produk secara online yang semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian pada saat membeli barang lewat online.